BUMIAYU, Harianbumiayu.com. - Brebes Selatan kembali menghidupkan harapan besar untuk mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Brebes Selatan.
Optimisme ini muncul seiring terpilihnya Paramitha sebagai Bupati Brebes dan Ahmad Luthfi sebagai Gubernur Jawa Tengah.
Warga yakin kepemimpinan baru ini akan menjadi motor penggerak dalam percepatan pemekaran wilayah yang sudah lama diidamkan.
Koordinator Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Brebes Selatan, Agus Sutiono, mengungkapkan rasa optimisme yang tinggi.
"Kami mengucapkan selamat atas kemenangan Bu Paramitha dan Pak Ahmad Luthfi. Kami yakin mereka akan mendukung realisasi pemekaran Kabupaten Brebes," ujar Agus keterangannya, Minggu (22/12/2024)
Agus menjelaskan bahwa dokumen pemekaran telah berada di Provinsi Jawa Tengah, menunggu proses paripurna gubernur bersama DPRD Jawa Tengah.
"Kami hanya akan mendampingi bupati dalam tahapan selanjutnya. Pemekaran ini bukan hanya aspirasi, tetapi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Menurut Agus, pemekaran Kabupaten Brebes akan membuka peluang besar bagi Brebes Selatan untuk berkembang. Potensi ekonomi, wisata, kehutanan, perkebunan, dan pertanian akan lebih maksimal jika pengelolaan dilakukan secara mandiri.
"Dengan PAD sendiri dan transfer dana dari pusat maupun provinsi, otonomi akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat," katanya.
Di sisi lain, Ketua Tim Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes, Imam Santoso, menyebut moratorium pemekaran daerah masih menjadi kendala utama.
Namun, ia berharap Gubernur Jawa Tengah dan DPRD Provinsi dapat memproses dokumen pemekaran Kabupaten Brebes lewat rapat Paripurna, sehingga siap disampaikan ke pusat ketika moratorium dicabut.
"Persaingan antar calon DOB di tingkat pusat sangat ketat. Maka dari itu, kami harus mempersiapkan segalanya dari sekarang," ujar Imam.
Agus Sutiono dan Imam Santoso sepakat untuk segera melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah dan Ketua DPRD Jawa Tengah setelah pelantikan gubernur definitif.
"Kami sudah menjalin komunikasi dengan Ketua DPRD Jateng, Pak Sumanto, tinggal menjadwalkan pertemuan. Agenda ini akan memastikan pemekaran Kabupaten Brebes tetap menjadi prioritas," jelas Agus.
Agenda pemekaran Kabupaten Brebes telah berada di meja gubernur sejak 2021. Warga berharap kepemimpinan baru di Jawa Tengah dapat membawa perubahan nyata dan mempercepat realisasi DOB Brebes Selatan.
Semangat ini terus digelorakan demi masa depan yang lebih baik bagi Brebes. Pungkas Agus. (R)